Wali Kota Batu Bersama Pejabat Dinas dan Pihak Swasta Diciduk KPK

Ngelmu.id – Kembali pejabat ditangkap tangan oleh KPK untuk kasus suap. Wali Kota Batu, Malang, Eddy Rumpoko terciduk dalam operasi tangkap tangan oleh KPK pada Sabtu (16/9) siang. Eddy ditangkap saat sedang menerima suap terkait dengan tender proyek di daerahya oleh pihak swasta.

Informasi yang diliput oleh kumparan, ada beberapa orang yang ditangkap bersama Eddy Rumpoko. Orang yang ikut tertangkap bersama Eddy adalah seorang pejabat dinas di lingkungan Pemkot Batu dan pihak swasta yang diduga sebagai pihak pemberi suap. Mereka bertiga diciduk KPK. 

Saat ini, Eddy Rumpoko yang merupakan politikus dari PDIP itu sedang menuju gedung KPK. Eddy bersama kedua rekannya iti akan langsung digelandang ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan intensif. 

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari KPK terkait OTT Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko tersebut. Adapun KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Eddy Rumpoko. 

Sementara itu, PDIP sebagai partai yang memayungi Eddy Rumpoko sudah mendengar kabar kadernya diciduk KPK. Menanggapi penangkapan Eddy, Sekjen PDIP, Hasto Kristianto menegaskan tidak ada toleransi bagi kader yang ditangkap KPK. 

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan akan langsung memberikan sanksi pemecatan jika Eddy ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

“Akan langsung diberi sanksi pemecatan, kalau kena OTT langsung kita pecat. Memang sejak awal komitmen partai seperti itu,” ujar Hasto, Sabtu (16/9). 

Hasto mengatakan tindakan yang dilakukan Eddy merupakan tindakan pribadi dan tidak mewakili partai. Hasto menyesalkan mengapa kader PDIP bisa terlibat kasus suap seperti itu.