Warga Solok Polisikan Dokter Fiera Lovita

Ngelmu,id – Masyarakat (Kota) Solok dari seluruh elemen, termasuk pemilik nagari ini – ninik mamak  bundo kanduang yang tergabung dalam Forum Peduli Masyarakat Solok , Senin sore (5/6), akhirnya melaporkan dr Fiera Lovita ke Polres Solok Kota atas cuitan kontroversialnya di media massa dan elektronik yang dinilai tidak berdasar dan tidak ada kebenarannya alias fitnah.

Warga bernama dr Fiera Lovita dinilai telah mencemarkan nama baik daerah dan membuat keresahan di tengah masyarakat (Kota) Solok Sumatera Barat.

Selain itu, masyarakat juga mendesak dr Fiera Lovita meminta maaf khususnya kepada masyarakat Solok, Sumbar dan umat islam secara resmi di media cetak, elektronik dan media sosial, baik nasional maupun daerah.

Laporan tersebut diterima langsung Waka Polres Solok Kota Sumintak yang berjanji akan segera meneruskan laporan ke Kapolres Solok Kota. Jika bahan nantinya masih ada yang harus dilengkapi, Korlap aksi damai forum Ramadhani Kirana Putra akan dihubungi.

Sebelum melapor Polisi, menggelar pawai unjuk rasa yang menuntut dokter Fiera Lovita meminta maaf, karena dinilai sengaja memutarbalikan fakta, dan menuai fitnah, sehingga mengakibatkan nama baik Kota Solok tercemar. Bahkan berujung dicopotnya AKBP Susmilawati Rosya sebagai Kapolres Solok Kota oleh kapolri.

Demo kedua ini dikoordinir Ketua KNPI Solok Rahmadani Kirana Putra yang juga anggota DPRD Kota Solok. Ikut dalam barisan massa Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, Ketua LKAAM, Ketua Bundo Kanduang, Ketua MUI dan sejumlah pimpinan ormas.

Dalam orasi tersebut pendemo mengatakan ketersingungan atas pernyataan dr Fiera di telivisi, karena pernyataan yang disampaikan tidak sama dengan kejadian yang sebenarnya, sehingga menyakiti dan merugikan warga Kota Solok.

“Pernyataan dr Fiera di sejumlah televisi nasional berbanding terbalik dengan peryataannya dan fakta di Solok. Sekarang ia mengaku merasa terancam, diintimidasi aparat dan pihak-pihak tertentu. Padahal dalam penyelesaian kasus itu beliau meyebut engan ketulusan hati meminta maaf dan menjadikan hal itu sebagai pelajaran yang berarti,” ujar Yutris Can.

Untuk itu atas nama warga Solok ia meminta Fiera menghentingkan kebohongan dan meminta maaf kepada warga Solok.