Yusril Heran Pemerintah Ciptakan Image tak Suka Gerakan Umat Islam

Ngelmu.id, JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan keheranannya terkait penegakan hukum saat ini yang terkesan memojokkan umat Islam.

“Saya tidak mengerti kenapa pemerintah perlu menciptakan image tidak menyukai gerakan umat Islam. mengusir rakyat sendiri,” kata Yusril di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Menurutnya, pemerintah dalam melakukan fungsi penegakan hukum tidak bisa membeda-bedakan rakyatnya sendiri.“Semua harus dianggap satu kesatuan, ada kesan pemerintah memberi angin ke kelompok kiri tapi menyerang terus ke kelompok Islam, pasti akan menimbulkan reaksi, ada kesan terjadi pembiaran,” ujar Yusril.

Sementara saat ditanya pendapatnya terkait rencana penjemputan paksa yang dilakukan kepolisian terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, Yusril menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang tidak tepat.

“Penjemputan paksa itu dilakukan bila tidak hadir tiga kali tanpa alasan yang sah. Kalau kemarin Habib Rizieq tidak bisa hadir karena Umroh, kan tidak bisa karena alasannya sah,” tutupnya.