Ramzan Akhmadovich Kadyrov, Presiden Chechnya Sang Pecinta Habaib dan Ulama

Ngelmu.id – Sang Presiden Chechnya yang bernama lengkap Ramzan Akhmadovich Kadyrov. Ramzan Kadyrov lahir di Tsentoroi, Chechen-Ingush ASSR, Chechnya, pada tanggal 5 Oktober 1976.

Ramzan Kadyrov ini adalah putra dari Alm. Ahmad Kadyrov Presiden Chechnya yang wafat dibunuh pada 2004. Pada tanggal 15 Februari 2007, di usia yang baru 30 tahun ia ditunjuk oleh Vladimir Putin untuk menjadi Presiden Chechnya.

Chechnya adalah salah satu negara pecahan Uni Sovyet di masa lalu. Sebelumnya, Ramzan Kadyrov adalah komandan militer yang tangguh dalam menghadapi pasukan Rusia demi membela rakyat Chechen.

Presiden  Chechnya Ramzan Akhmadovich Kadyrov adalah sosok yang saat ini dipuja oleh rakyat Chechnya. Ramzan Kadyrov mampu menyulap negara yang sebelumnya porak-poranda menjadi negeri indah dan bersih.

Selain itu, Ramzan Kadyrov yang baru diawal 40 tahun ini juga mendorong penerapan berbagai aspek hukum syariah di negaranya. Islam diajarkan di semua sekolah. Ia memerintahkan wanita berjilbab di gedung publik dan sekolah. Ia juga melarang praktik perjudian dan minuman keras. Ketika terjadi penghinaan atas diri Nabi Muhammad SAW oleh kartunis Denmark, ia bereaksi sangat keras.

Ia menyebut Denmark sebagai negara yang mendukung terorisme karena ulah salah satu warganya yang menghina Islam atas nama kebebasan.  Lebih jauh, Kadyrov melarang semua turis yang berkewarganegaraan Denmark memasuki wilayah Chechnya. Ia juga melarang aktivitas LSM Denmark di Chechnya. Bahkan Kadyrov menghalalkan darah pelukis kartun nabi untuk ‘dikubur hidup-hidup’.

Seorang Ramzan Kadyrov memang dikenal seorang yang to the point, cenderung meledak-ledak tapi juga rendah hati dan penampilan yang sederhana. Dia dikenal sebagai muslim Ahlussunnah wal Jama’ah penganut Tasawwuf dan pengikut Thareqat yang sangat cinta pada para Habaib.

Jika shalat Jum’at tiba, beliau akan shalat di shaf ketiga, tidak mau maju ke depan karena hormat kepada para Habaib dan Ulama yang mengisi shaf pertama dan kedua. Bahkan saat ia mendapat kehormatan untuk memasuki Ka’bah, ia menanggalkan segala atribut kebesaran kepala negara & memakai pakaian yang paling sederhana sambil memegang sapu.

Menurut beberapa sumber terpercaya Ramzan memang seringkali tampak menggumamkan salawat kepada Nabi Muhammad. Ia bershalawat manakala tak sedang berbicara.

Terlepas dari sikap tegasnya dalam membela Islam, Kadyrov adalah sosok yang lembut. Lisannya tak pernah kering dari melantunkan salawat nabi. Ia pun mengajak seluruh aparatur negara untuk membiasakan diri membaca salawat nabi.

Tidak itu saja. Presiden yang kini berusia ini juga mewajibkan seluruh polisi dan tentaranya untuk berjamaah salat Subuh dan Isya di masjid. Kabarnya, siapa saja yang membangkang terhadap perintah ini maka resikonya adalah dipecat dari jabatannya.

Wajahnya jauh dari klimis. Selalu ada janggut yang menghias wajahnya, menjalankan sunnah Rasulullah. Orangnya tegas dan tidak bertele-tele. Suka memelihara kucing Siam dan  singa Afrika.

Salah satu yang menjadi obsesi terbesarnya adalah ia ingin membangun masjid terbesar di Eropa. The Guardian meliris pernyataannnya tersebut saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid tersebut. Kini obsesi itu menjadi kenyataan, sebuah masjid berkapasitas 10.000 jamaah dan menjadi masjid terbesar di kawasan Eropa telah berdiri di Kota Shali, Chechnya.

Dewan Ulama Chechnya ulama  dalam siaran persnya mengatakan, masjid baru ini akan dilengkapi sarana pendidikan Islam (madrasah) dan sekolah penghafal Al-Quran (hafidz). “Itu hasil upaya pemimpin kami, (Presiden Chechnya) Ramzan Kadyrov,” katanya.

Masjid Akhmad Kadyrov

“Chechnya telah menciptakan kondisi dan menjamin kebebasan untuk mempelajari dan mengakui Islam,” katanya seperti dikutip situs radio Voice of Rusia.

Pembangunan masjid, yang desainnya dirancang oleh tim arsitek dari Uzbekistan, diperkirakan akan memakan waktu tiga tahun.

Saat ini Chechnya sudah memiliki masjid besar, Akhmad Kadyrov Mosque, yang dikenal sebagai ‘Heart of Chechnya’  (jantung Chechnya). Akhmad Kadyrov adalah ayah Ramzan Kadyrov. Checnya memang menjadi negara Islam yang ingin membangkitkan sejarah Islam dan kebesaran Islam masa lalu.

Russian Prime Minister Vladimir Putin (L) talks with Chechen leader Ramzan Kadyrov after arriving in the Chechen town of Gudermes December 20, 2011. REUTERS/Alexei Nikolsky/RIA Novosti/Pool (RUSSIA – Tags: POLITICS) THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. IT IS DISTRIBUTED, EXACTLY AS RECEIVED BY REUTERS, AS A SERVICE TO CLIENTS – RTR2VH4N

Mengenai kedekatannya dengan Putin sudah tak diragukan lagi. Banyak analis yang melihat hubungannya dengan Putin sudah seperti ayah dan anak. SaatPutin melakukan wawancara dan menyebut Kadyrov seperti putranya sendiri, terlihat Kadyrov dengan berlinang air mata mengikrarkan aliansinya dengan Putin. Ia juga pernah berkata Putin harus menjadi Presiden seumur hidup.

Namun saat Ia menggapi tragedi di Myanmar, jelas dia bersikap jelas membela saudara muslimnya di Myanmar dibandingkan Rusia. 

Presiden Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov dengan tegas telah menyatakan dukungannya kepada Muslim Rohingya. Bahkan Kadyrov siap menghadang Rusia jika mendukung rezim Myanmar terkait pembantaian terhadap etnis Rohingya. Hal tersebut ia disampaikan di hadapan jutaan warga Chechnya dan Rusia yang mayoritas Muslim saat mengadiri aksi peduli Muslim Rohingya pada Senin (4/9/2017) di ibukota daerah Grozny, Chechnya, Telegraph melaporkan.

Ia mengatakan untuk menanggapi laporan bahwa Moskow telah mencegah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk mengecam kekerasan di Myanmar. 

“Bahkan jika Rusia mendukung perbuatan setan-setan yang hari ini melakukan tindakan kejahatan (rezim Myanmar-red), saya menentang posisi Rusia,” tambahnya.

 

 

 

Arumadewi

Dari berbagai sumber