Fadli Zon Tulis ‘Sajak Diktator Kecil’, untuk Jokowi?

Ngelmu.id, JAKARTA– Wakil Ketua DPR Fadli Zon kembali merilis karya sastra, kali ini berjudul ‘Sajak Diktator Kecil’. Dalam sajak terbarunya, Fadli bicara soal diktator. Dia menyebut ada diktator besar, ada diktator kecil. Dia juga menyinggung soal pencitraan, ormas, utang, kodok, hingga kancil dalam sajaknya.

Fadli mengatakan sajak itu dia tulis dalam rangka Hari Puisi.”Ya kan hari ini kebetulan Hari Puisi. Hari Puisi ini dideklarasikan bersamaan hari lahirnya Chairil Anwar pada 26 Juli 95 tahun lalu. Jadi ini dijadikan tonggak hari puisi,” ujar Fadli.

“Biasanya kan penulis tidak menginterpretasikan siapa yang dimaksud dalam sajak. Ya silakan saja dinikmati,” katanya lagi.

Fadli menutup rapat soal sosok diktator kecil yang ditulis dalam sajaknya. Namun dia mengatakan si diktator bisa tumbang.”Cerita tentang diktator, yang besar saja tumbang, apalagi yang kecil,” ujar Fadli soal sajaknya.

Berikut ini ‘Sajak Diktator Kecil’ selengkapnya:

Ada diktator besar
pidato propaganda akbar

narasi bersinar massa berkobar
jiwa bergetar rakyat terbakar

semangat menggebu maju tak gentar
membabat total komprador barbar
tapi diktator besar pun akhirnya pudar
ditelan kuasa pasti bertukar

ada diktator kecil
bicara remeh temeh serba mungil
tuna sejarah berpikir kerdil
pencitraan murah dipoles centil

rakyat ditindas ancaman bedilo
ormas ditumpas seperti kutil
ekonomi merangkak labil

utang menjulang tak bisa nyicil
hukum ditabrak makin tak adil
wajah demokrasi berbedak dekil
kodok lincah bagai kancil

lawan politik dianggap kerikil
kedunguan mewabah ganjil
tapi roda zaman berputar stabil
kebenaran pasti kalahkan yang batil

Fadli Zon, 
Jakarta, 26 Juli 2017